Judul: SURTI + TIGA SAWUNGGALING
Goenawan Mohamad, Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama (2018)
Dalam dentum perang yang memecah kota pada Juli 1947, Surti hidup dalam bayang kesunyian dan mimpi-mimpi yang berlumur darah. Suaminya, Jen — mantan narapidana politik sekaligus gerilyawan — kian tenggelam dalam dunia gelap perjuangan, meninggalkan Surti bersama batik, kenangan, dan ketakutan yang menjelma dalam wujud seekor Sawunggaling.
Mimpi-mimpi itu perlahan menyingkap rahasia dan kebusukan di balik revolusi: perselingkuhan ideologis, pembunuhan antargerilya, serta cinta yang terkoyak oleh sampar perang. Surti mencari makna kesetiaan di tengah kepalsuan dan kekejaman, sementara Jen kian larut dalam takdir yang tak bisa dihindari.
Ketika tembakan terakhir berbunyi dan darah Jen tak dimandikan agar menjadi “saksi di hadapan Tuhan”, Surti hanya bisa bertanya: adakah arti dari kesaksian itu di dunia yang telah kehilangan makna kemanusiaannya?
.
Penulis Adaptasi Naskah & Dramaturg: Beri Hanna
Sutradara: S.Sophiyah.K
Produser: Chorine Nur Shofa
Animator & Visual: Dzaari Qolbii Akbar Qowli
Penata Artistik: Irfan Wahono
Komposer: Akhmad Fauzan
6 Desember 2025
20:00 WITA
Gedung Kesenian Palu
Disponsori Oleh: