Judul Pementasan "Wajah Halimunda";
Novel: Cantik Itu Luka;
Penulis: Eka kurniawan;
Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama
Wajah Halimunda adalah pertunjukan yang mengadaptasi novel epik karya Eka Kurniawan, Cantik Itu Luka, berlatar di kota fiktif Halimunda. Pertunjukan ini menyoroti sejarah dan politik yang kompleks mengoyak kehidupan Dewi Ayu. Ia seorang mantan pelacur legendaris di Halimunda, bangkit dari kuburnya setelah 21 tahun kematiannya. Peristiwa ini membuka kembali kisah keluarga yang terkutuk sekaligus menguak lapisan-lapisan sejarah Halimunda yang kelam.
Ia kembali kali ini tidak untuk melacur, melainkan untuk menghadapi dan membersihkan jejak-jejak traumatis yang mengendap di sana. Ia perempuan keturunan Belanda-Indonesia yang kecantikannya disebut-sebut sebagai anugerah sekaligus kutukan. Masa remajanya sebagai noni-Belanda hancur lebur saat Jepang datang. Ia dipaksa menjadi pelacur di rumah bordil Mama Kalong, melayani nafsu para tentara Jepang. Tubuhnya menjadi medan perang, tempat kekerasan kolonial dan pendudukan terekam.
Selama menjadi pelacur, Dewi Ayu melahirkan empat putri tanpa ayah yang jelas. Alamanda, Adinda, Maya Dewi yang mewarisi kecantikannya namun juga membawa "kutukan" nasib tragis dan patah hati yang tak pernah usai. Anak bungsunya lahir buruk rupa dinamai Cantik. Keempat anak ini menjadi penerus trauma sejarah.
Zahwa Alya Pitri, Puspita Sari, Ahmad Ridwan Fadjri.
Sutradara:
Yeni Wahyuni
Penanggung Jawab Visual:
Volta Ahmad Jonneva
Penata Artistik dan Dramaturg
Ahmad Ridwan Fadjri
Komposer
Avant Garde Dewa Gugat
Produser & Visual Design:
Rama Anggara
10 Desember 2025
20:00 WITA
Taman Budaya Mataram
Disponsori Oleh: